Friday, August 9, 2019

Menyerah Itu Mudah, Berjuang Itu Sulit

Aneh tapi nyata, mungkin bisa dibilang begitu, sungguh telah menjadi sifat dasar manusia yaitu bertahan dan sedemikian mungkin untuk tampil terlihat kuat, ketika timbul pertanyaan secara personal maka sesegera mungkin mencari jawaban untuk menunjukkan dia orang kuat dan mempertahankan kalimatnya, akan tetapi ketika menjalankannya mulai menyesuaikan dengan kemampuan, jadi pada intinya terkadang kita baru menyadari sampai dimana batas kemampuan kita ketika menjalan dan kita tidak pernah tau batasan hanya berdasarkan teori.

Menyerah itu mudah, berjuang itu sulit

Lalu kenapa kita pilih yang sulit ketika ditanya?! Dan memilih menyerah ketika menjalankan?!

Ini yang sudah terjadi terhadap saya, saya memulai usaha dari bagian yang kecil hingga yang besar, dari mulai jualan kripik singkong dan tape goreng ketika SLTA, jualan pulsa ketika lulus sekolah, produk-produk pakaian dll, sehingga terus mengalami peningkatan, tanpa didasari dengan ilmu yang cukup serta wawasan yang luas maka kerugian atau kebangkrutan tidak dapat dihindarkan, dari kejadian per kejadian, kerugian per kerugian selalu saya pelajari setiap kesalahan yang telah saya buat dan hal tersebut masih saya dapat atasi, karena yang saya kaji adalah produk dan usaha yang saya jalani sendiri.

Sampai pada suatu saat hadirlah sebuah kesempatan untuk membuat perusahaan, yang cakupan marketnya sudah pasti lebih luas dan lebih beragam, bukan itu saja, di sini bukan hanya diri sendiri serta produk yang saya kaji, akan tetapi juga para pekerja lainnya yang perlu saya kaji, namun hal tersebut kurang saya maksimalkan, saya terlalu terfokus kepada produk dan perluasan market yang saya kejar, hingga akhirnya terjadilah sebuah kejadian yang tidak diingingkan oleh pengusaha manapun (kejadian tersebut sudah saya ulas diartikel sebelumnya) yaitu bangkrut.

Bulan demi bulan, hari demi hari kembali saya mengkaji apa kesalahan saya dan saya harus seperti apa jika kesempatan itu datang lagi, sekarang saya kembali mendapatkan kesempatan itu lagi, namun sebelum saya jauh melakukannnya saya melakukan sebuah riset yang masih perlu saya kaji lagi dalam sebuah quisioner, yang nantinya quisioner tersebut akan saya bahas pada artikel selanjutnya, dan saya juga akan mengulasnya dalam bentuk video di kanal youtube saya.

Bagi anda yang sudah mampir mohon kiranya untuk menyediakan waktu untuk mengisi quisioner tersebut.


Terimakasih

Wednesday, July 24, 2019

Serial Film The Good Doctor film edukasi kesehatan yang jelimet


Serial Film The Good Doctor yang di bintangin oleh FreddieHighmore adalah serial yang ditayangkan tepatnya pada 25 September 2017 disiarkan oleh ABC, film ini menjelaskan tentang kegiatan para dokter bedah serta hiruk pikuk kegiatan di rumah sakit, namun bukan hanyak tentang kegiatan para dokter, di sini juga kita akan dikenalkan dengan berbagai macam jenis penyakit dan bagaimana para dokter menyelesaikannya.

Selain adegan tentang kegiatan di Rumah Sakit di sini juga disuguhkan dengan drama-drama lainnya, seperti drama percintaan antara sepasang kekasih, keharmonisan dalam berkeluarga, memahami struktur organisasi (bekerja secara professional dan ketika selesai menjadi sahabat) dan banyak lagi adegan adegan lainnya.

Saya tertarik untuk menulis film ini karena saya sudah menonton hingga musim ke 2, The Good Doctor musim pertama saya tonton melalui perangkat Hooq, awalnya saya kesulitan mencari tayangan musim ke dua namun akhirnya saya menemukan melalui situs film online, saya tahu ini illegal namun sayangnya Negara kita kurang begitu memperhatikan kualitas film atau serial apa yang layak tayang di TV, maka dari itu saya hanya bisa menemukan film ini melalui situs film online, saya berkata demikian karena saya termasuk yang kurang suka dengan tayangan sinetron atau tayangan televisi, telivisi di rumah kami lebih dominan ke serial kartun yang tayangannya selalu di ulang-ulang dan itu pun hanyak anak saya yang menonton.

Industri perfilman di Indonesia sudah mulai membaik, terbukti sudah banyak film-film berkualitas yang tayang di bioskop, namun sayangnya hal tersebut tidak selaras dengan tayangan telivisi yang isinya menurut saya masih kurang menghibur dalam bentuk skema cerita dan hal tersebut membuktikan meningkatnya subscribe di kanal youtube dan berkurangnya penonton di televisi.

Kembali mengulas film The Good Doctor, mungkin lain waktu saya akan membahas tentang perfilman di Indonesia, saya bukan seorang kritikus tapi saya termasuk penikmat film namun saya ingin berbagi cerita tentang film ini, terlebih di serial Film The Good Doctor sangat menarik dalam penyuguhan cerita, seperti yang saya telah ulas di atas saya juga sedikit menambah banyak ilmu tentang dunia kesehatan, percintaan dan keharmonisan dalam berumah tangga, sering kali ketika menonton film ini saya merasakan terharu sampai-sampai hampir meneteskan air mata, belum lagi sangat kuatnya karakter mereka memainkan perannya masing-masing.

Teruntuk anda yang belum menonton cobalah untuk menonton terlebih banyak informasi tentang dunia kesehatan serta adegan lainnya yang bisa kita simak dan kita pelajari, bagi anda yang sudah menonton mari berbagi cerita dengan mengisi kolem komentar di bawah.

Ditinggal atau meninggalkan

Ada yang ditinggal bapaknya Ada yang ditinggal Ibunya Ada yang ditinggal kandungnya Ada yang ditinggal saudaranya Ada juga yang ditinggal ka...