Showing posts with label Sekilas Info. Show all posts
Showing posts with label Sekilas Info. Show all posts

Sunday, March 29, 2020

Istilah Yang Muncul Pada Masa Pendemi Coronavirus

Perhari ini saya sudah terlalu banyak mendengar tentang perbedaan-perbedaan dalam memahami beberapa istilah, hal tersebut menggugah saya untuk mencoba merilis sebuah artikel yang mudah-mudahan kita semua memahami beberapa istilah tersebut.

1. Covid 19
Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.
Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui.
Infeksi virus ini secara resmi oleh WHO disebut sebagai COVID-19 yang berarti Corona Virus Disease 2019 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia.
Sementara orang yang terinfeksi, berhubungan dengan yang terinfeksi dan memiliki riwayat bepergian ke daerah terjangkit disebut suspect, pasien dalam pengawasan (PDP), dan orang dalam pemantauan (ODP). Ketiga istilah ini berdasarkan definisi operasional buku Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

2. Social Distancing
Masing-masing individu harus menjaga jarak. Tujuannya untuk menghindari penularan virus corona, pembatasan social juga dilakukan dengan meminta masyarakat untuk mengurangi interaksi sosial dengan tetap tinggal di dalam rumah maupun pembatasan penggunaan transportasi publik, namun hal tersebut kerap menjadi salah arti dan kini pun dirubah menjadi physical distancing.

3. Physical Distancing
Di awal kasus COVID-19, Organisasi Kesehatan Dunia menerapkan istilah social distancing, yang berarti kamu diimbau menjaga ruang pribadi dalam jumlah besar sekitar 1,5 sampai 2 meter, di antara kamu dan siapa pun yang berada di sekitarmu.

Nah, baru-baru ini, istilah terbaru muncul dari Organisasi Kesehatan Dunia yaitu physical distancing. Penerapan physical distancing ini mengubah istilah awal yang digunakan yaitu social distancing. Alasan dibalik perubahan ini adalah supaya masyarakat tetap menjaga jarak fisik, bukan jarak sosial. Seperti dikutip dari Kompas, Maria Van Kerkhove, Pemimpin Teknis Respons COVID-19 WHO, mengatakan bahwa menjaga jarak fisik bukan berarti kita memutus hubungan sosial dengan orang yang kita cintai, dari keluarga kita dan supaya orang-orang tetap berhubungan dengan memanfaatkan teknologi.
nah kalau ada yang bilang Human Distancing dari mana pulak itu, hadeeehhh ... 😅

4. Isolasi
Jika sudah menunjukkan positif COVID-19, maka proses isolasi menjadi keharusan. Ini adalah ketika seseorang yang benar-benar sakit menjauh dari orang lain sehingga mereka tidak menulari orang lain.

Dalam kasus COVID-19 ini, isolasi harus dilanjutkan sampai risiko menulari orang lain dianggap rendah. Keputusan untuk mengakhiri isolasi harus dibuat berdasarkan kasus per kasus, dengan berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan dan departemen kesehatan setempat.
inget ya, isolasi mandiri dulu, jangan maksain kelayaban kalau ga penting, please stay at home 😚

5. Karantina
Nah, ketika seseorang yang telah terpapar penyakit tetapi tidak tampak sakit, maka ia disarankan untuk tinggal jauh dari orang lain dalam jangka waktu tertentu jika mereka terinfeksi.

Dengan menjaga jarak, mereka dapat menghindari penyebaran penyakit kepada orang lain. Hal ini biasa disebut karantina dan biasanya berlangsung sedikit lebih lama dari masa inkubasi untuk suatu penyakit, demi menjaga keamanan.
Kalau masih bingung caranya lihat artikel saya sebelumnya ya! 👀
dan di bawah ini adalah bagian terseramnya. 😱

6. Lockdown
Sementara jika keadaan sudah semakin parah, maka bisa dilakukan lockdown. Dikutip dari Cambridgelockdown dapat diartikan sebagai sebuah situasi di mana orang tidak diperbolehkan masuk atau meninggalkan sebuah bangunan atau kawasan secara bebas karena kondisi darurat. Di Indonesia, istilah lockdown mirip dengan karantina wilayah.
Jika dikaitkan dalam istilah teknis dalam kasus Corona atau COVID-19, arti lockdown adalah mengunci seluruh akses masuk maupun keluar dari suatu daerah maupun negara. Tujuan mengunci suatu wilayah ini agar virus corona tidak menyebar lebih jauh lagi.
Jika suatu daerah dikunci atau, maka semua fasilitas umum harus ditutup, di antaranya sekolah, transportasi umum, tempat umum, perkantoran, bahkan pabrik harus ditutup dan tidak diperkenankan beraktivitas.

Indonesia sendiri belum menerapkan lockdown sampai sejauh ini. Namun masyarakat diminta untuk tinggal di rumah (karantina mandiri) untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut.

Sementara sampai disitu aja dulu ya bahasnya, nanti kalau nemu yang aneh-aneh lagi baru di bahas lanjut 😎


Tetap berpikiran positif, jaga jarak, jaga kesehatan, jaga kebersihan, dan satu lagi yang tak kalah penting, please biarkan hewan dilindungi dan hewan liar berkembang pada habitatnya.

Friday, March 13, 2020

Penyakit Keluarga Coronavirus

Tadinya saya ingin membahas lanjutan dari artikel sebelumnya, namun berita akhir-akhir ini menggelitik saya untuk ikut menulis juga, namun saya sudah rangkum dalam sebuah table, data ini saya ambil dari https://www.alodokter.com/, berikut penjelasannya :

NAMA PENYAKIT
KETERANGAN
COVID – 19
SARS
MERS
Cina
Timur Tengah
Cina
Asal Negara
2019
2002
2012
Tahun Kemunculan
1 – 14 Hari
1 – 14 Hari
2 – 14 Hari
Masa Inkubasi
Demam, batuk, nyeri tenggorokan, hidung tersumbat, lemas, sakit kepala, dan nyeri otot
Gejala Ringan
Pneumonia, yaitu demam, batuk parah, kesulitan bernapas dan napas cepat
Gejala Berat

Pilek dan keluhan pencernaan, seperti buang air besar cair (menceret), mual, dan muntah
Kontak langsung dengan hewan yang terjangkit virus cara penyebaran ini disebut transmisi zoonosis
Penularan Awal
Kelelawar
Luwak
Unta Perpunuk
Hewan Penular
Batuk, Pilek

Penularan Melalui Manusia
Menghirup percikan air liur yang dikeluarkan oleh penderita saat bersin atau batuk. Tidak hanya itu, penularan juga dapat terjadi jika seseorang memegang benda yang telah terkontaminasi percikan air liur penderita lalu memegang hidung atau mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu


Belum Diketahui, namun penularan lebih cepat dari yang lainnya
10%
37%
Angka Kematian
Obat antivirus, seperti oseltamivir, lopinavir, dan ritonavir, sudah dicoba untuk diberikan kepada pasien sambil terus diteliti
lopinavirritonavir, serta obat antivirus spektrum luas terbaru bernama remdesivir sudah terbukti efektif sebagai pengobatan
Obat
Mencuci tangan, menutup mulut dan hidung ketika batuk dan bersin, serta memasak daging dan telur hingga matang sebelum dimakan. Selain itu, sebisa mungkin hindari kontak dengan orang yang sedang batuk dan demam
Upaya Pencegahan

Demikian penjelasan yang saya rangkum, semoga dapat menjadi wawasan untuk para pembaca semua

Friday, August 9, 2019

Menyerah Itu Mudah, Berjuang Itu Sulit

Aneh tapi nyata, mungkin bisa dibilang begitu, sungguh telah menjadi sifat dasar manusia yaitu bertahan dan sedemikian mungkin untuk tampil terlihat kuat, ketika timbul pertanyaan secara personal maka sesegera mungkin mencari jawaban untuk menunjukkan dia orang kuat dan mempertahankan kalimatnya, akan tetapi ketika menjalankannya mulai menyesuaikan dengan kemampuan, jadi pada intinya terkadang kita baru menyadari sampai dimana batas kemampuan kita ketika menjalan dan kita tidak pernah tau batasan hanya berdasarkan teori.

Menyerah itu mudah, berjuang itu sulit

Lalu kenapa kita pilih yang sulit ketika ditanya?! Dan memilih menyerah ketika menjalankan?!

Ini yang sudah terjadi terhadap saya, saya memulai usaha dari bagian yang kecil hingga yang besar, dari mulai jualan kripik singkong dan tape goreng ketika SLTA, jualan pulsa ketika lulus sekolah, produk-produk pakaian dll, sehingga terus mengalami peningkatan, tanpa didasari dengan ilmu yang cukup serta wawasan yang luas maka kerugian atau kebangkrutan tidak dapat dihindarkan, dari kejadian per kejadian, kerugian per kerugian selalu saya pelajari setiap kesalahan yang telah saya buat dan hal tersebut masih saya dapat atasi, karena yang saya kaji adalah produk dan usaha yang saya jalani sendiri.

Sampai pada suatu saat hadirlah sebuah kesempatan untuk membuat perusahaan, yang cakupan marketnya sudah pasti lebih luas dan lebih beragam, bukan itu saja, di sini bukan hanya diri sendiri serta produk yang saya kaji, akan tetapi juga para pekerja lainnya yang perlu saya kaji, namun hal tersebut kurang saya maksimalkan, saya terlalu terfokus kepada produk dan perluasan market yang saya kejar, hingga akhirnya terjadilah sebuah kejadian yang tidak diingingkan oleh pengusaha manapun (kejadian tersebut sudah saya ulas diartikel sebelumnya) yaitu bangkrut.

Bulan demi bulan, hari demi hari kembali saya mengkaji apa kesalahan saya dan saya harus seperti apa jika kesempatan itu datang lagi, sekarang saya kembali mendapatkan kesempatan itu lagi, namun sebelum saya jauh melakukannnya saya melakukan sebuah riset yang masih perlu saya kaji lagi dalam sebuah quisioner, yang nantinya quisioner tersebut akan saya bahas pada artikel selanjutnya, dan saya juga akan mengulasnya dalam bentuk video di kanal youtube saya.

Bagi anda yang sudah mampir mohon kiranya untuk menyediakan waktu untuk mengisi quisioner tersebut.


Terimakasih

Saturday, November 1, 2014

Sekilas Info

Blog ini masih dalam tahap percobaan, kami sadar kami harus menyajikan artikel-artikel menarik di blog ini, namun ... akibat dari minimnya SDM dalam menulis atau pun mengetik sebuah artikel, membuat kami kesulitan dalam menyusun tag line.
semoga para pembaca blog ini mampu memberikan komentar atau saran agar blog ini berkembang.
terimakasih atas semua.
semoga blog ini dapat menjadikan kami pembelajaran dalam mengenal lebih luas tentang dunia internet

Monday, May 14, 2012

Payment Point Online Bank (PPOB)

Payment Point Online Bank (PPOB) adalah sistem pembayaran online yang diselenggarakan oleh beberapa Bank, namun seiring perkembangan waktu, masyarakat secara umumnya kini dapat membuka loket tersebut dengan mudahnya, selama anda mempunyai seperangkat Komputer, Internet (Modem/Jaringan), dan Printer. Ada juga yang membuka peluang usaha tersebut dengan menggunakan Handphone (cellular).
berikut daftar pelayanan yang anda dapat lakukan :



  1. Listrik Prabayar/Pascabayar
  2. Telkom
  3. PDAM
  4. Leasing Motor/ Mobil
  5. TV kabel
  6. Pasca Bayar (Halo, Matrix, Xplor, dll)
  7. Kartu Kredit
  8. Asuransi
  9. Tiket Kereta/ Pesawat
  10. Voucher Game Online/ Facebook
  11. Isi Ulang Pulsa Elektrik
  12. Toko Online terintegrasi dengan sistem pembayaran online SpeedCash
Besaran fee dari produk-produk di atas tergantung dari masing-masing provider yangg menyediakan begitu pula dengan syarat-syaratnya.
Sebelum anda mendaftar pastikan terlebih dahulu produk-produk apa saja yang sudah tersedia dan syarat-syaratanya, sesuaikan dengan daya customer anda dengan menghubungi customer service yang tersedia, ada yang melalui YM, Telepon, atau SMS
sekian informasi PPOB yang bisa saya sampaikan, mungkin masih banyak produk-produk PPOB yang belum saya sebutkan di atas, silakan anda searching kembali melalui mbah google atau yang lainnya, semoga infomasi ini bermanfaat buat anda semua.
sedangkan saya lebih memilih loket SpeedCash 
salam hormat dari saya dan terimakasih

Ditinggal atau meninggalkan

Ada yang ditinggal bapaknya Ada yang ditinggal Ibunya Ada yang ditinggal kandungnya Ada yang ditinggal saudaranya Ada juga yang ditinggal ka...