Wednesday, March 18, 2020

Judulnya tentang Corona atau Covid 19

Saat ini Negara kita tercinta mulai di kelilingi dengan bahayanya virus Covid-19 atau keluarga coronavirus, simpang siurnya tentang data penyebaran Covid-19, tentang beberapa rumah sakit yang katanya menolak dan berbagai macam lainnya menjadi bayang-bayang informasi mana yang fakta dan mana yang hoax, kita harus selalu mawas diri serta cermat dalam membaca informasi, mulailah menggali informasi dari berbagai macam sumber, dan bacalah dengan metode literasi.

Presiden Indonesia Bapak Ir. H. Joko Widodo atau Jokowi telah memerintahkan segenap jajarannya dan seluruh Rakyat Indonesia untuk mengurangi interaksi langsung, menurut keterangan pers soal virus Corona Covid-19 yang disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor pada Minggu (15/3) kemarin, Presiden Jokowi sempat menyinggung mengenai istilah social distancing atau jagak jarak sosial.


"Yang paling penting social distancing bagaimana kita menjaga jarak. Dengan kondisi itu kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, dan ibadah di rumah," kata Presiden Joko Widodo, Minggu (15/3/2020).

Namun jangan mensalah artikan menjadi lockdown, Dikutip dari Cambridge, lockdown diartikan sebagai sebuah situasi di mana orang tidak diperbolehkan masuk atau meninggalkan sebuah bangunan atau kawasan bebas karena kondisi darurat, hal tersebut sangat berbeda sekali dengan social distancing yang artinya ada Jarak Sosial, di sini kita tetap berinteraksi secara langsung, namun tetap menjaga jarak agar tidak terlalu dekat, sangat berbeda bukan?.

Selain beberapa hal tersebut, berikut adalah cara kita mencegah infeksi virus corona

  1. Mencuci tangan dengan benar
  2. Menggunakan masker
  3. Menjaga daya tahan tubuh
  4. Menjaga Jarak
  5. Menghindari hewan yang berpotensi menularkan seperti mamalia dan reptil
Selain mencuci tangan dengan benar, adanya baiknya kita mencuci pakaian dengan benar setelah kita bepergian, jangan lupa berolah raga, makan-makanan sehat bila perlu meminum jamu.

Dan ketika Social Distancing diterapkan maka hal yang akan paling mencolok adalah social media, berhati-hatilah dalam menerjemahkan sebuah berita, apalagi menyebarkan, akan sangat disayangkan bagi mereka yang membaca apa yang telah kita sebarkan sedangkan kita sendiri belum memahami maksud dari informasi tersebut.

Tetap berpfikir positif, mari bantu mencegah dengan tidak keluar rumah jika tidak diperlukan, mari lihat kembali surga kecil di rumah kita, dan yang paling penting adalah, "Jangan Lupa Bahagia"

Salam Sempak "Semangat Kompak" basmi Covid-19

Friday, March 13, 2020

Penyakit Keluarga Coronavirus

Tadinya saya ingin membahas lanjutan dari artikel sebelumnya, namun berita akhir-akhir ini menggelitik saya untuk ikut menulis juga, namun saya sudah rangkum dalam sebuah table, data ini saya ambil dari https://www.alodokter.com/, berikut penjelasannya :

NAMA PENYAKIT
KETERANGAN
COVID – 19
SARS
MERS
Cina
Timur Tengah
Cina
Asal Negara
2019
2002
2012
Tahun Kemunculan
1 – 14 Hari
1 – 14 Hari
2 – 14 Hari
Masa Inkubasi
Demam, batuk, nyeri tenggorokan, hidung tersumbat, lemas, sakit kepala, dan nyeri otot
Gejala Ringan
Pneumonia, yaitu demam, batuk parah, kesulitan bernapas dan napas cepat
Gejala Berat

Pilek dan keluhan pencernaan, seperti buang air besar cair (menceret), mual, dan muntah
Kontak langsung dengan hewan yang terjangkit virus cara penyebaran ini disebut transmisi zoonosis
Penularan Awal
Kelelawar
Luwak
Unta Perpunuk
Hewan Penular
Batuk, Pilek

Penularan Melalui Manusia
Menghirup percikan air liur yang dikeluarkan oleh penderita saat bersin atau batuk. Tidak hanya itu, penularan juga dapat terjadi jika seseorang memegang benda yang telah terkontaminasi percikan air liur penderita lalu memegang hidung atau mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu


Belum Diketahui, namun penularan lebih cepat dari yang lainnya
10%
37%
Angka Kematian
Obat antivirus, seperti oseltamivir, lopinavir, dan ritonavir, sudah dicoba untuk diberikan kepada pasien sambil terus diteliti
lopinavirritonavir, serta obat antivirus spektrum luas terbaru bernama remdesivir sudah terbukti efektif sebagai pengobatan
Obat
Mencuci tangan, menutup mulut dan hidung ketika batuk dan bersin, serta memasak daging dan telur hingga matang sebelum dimakan. Selain itu, sebisa mungkin hindari kontak dengan orang yang sedang batuk dan demam
Upaya Pencegahan

Demikian penjelasan yang saya rangkum, semoga dapat menjadi wawasan untuk para pembaca semua

Ditinggal atau meninggalkan

Ada yang ditinggal bapaknya Ada yang ditinggal Ibunya Ada yang ditinggal kandungnya Ada yang ditinggal saudaranya Ada juga yang ditinggal ka...