Monday, October 23, 2023

Pergantian Pemimpin

Ini foto terakhir ku dengannya, pertemuan terakhir tak sempat kami berfoto kembali, karena aku masih berfikir bahwa kita akan bertemu kembali dan menceritakan berbagai macam kisah, beradu argumen atau bahkan berbagi visi dan misi untuk masa depan.
Kini beliau sudah tiada, kembali menghadap Yang Kuasa dan berharap akan lantunan doa dari setiap anaknya.
Kami sering berbeda pandangan bahkan beradu argumen tentang beberapa hal, mulai dari masa depan, politik, cara mendidik adik bahkan kadang mengenai keuangan, kesamaan kami cuma satu, 'bagaimana mempertahankan keluarga' walau kadang hal tersebut kami mempunyai cara penyelesaian yang berbeda.
Makin kesini semakin aku sadari, ada banyak pelajaran yang ku ambil dari beliau, beliau lebih sabar dan tabah dalam menghadapi sesuatu, kadang dia rela mengorbankan dirinya untuk tetep mempertahankan keluarganya, secara ilmu fiqih pengamalannya lebih matang ketimbang aku yang sudah memperlajarinya di pesantren, tapi apalah guna ilmu jika tanpa pengamalan, maafkan aku bapak tidak bersamamu saat itu, maafkan aku yang masih jauh dari harapan mu, maaf.

Tuesday, October 10, 2023

Mengatasi Kebuntuan

Jenuh? Sangat, tapi ini sudah menjadi suratan takdir dan aku harus menjalani dengan ikhlas, menyusukuri atas segala yang diberi dan mempelajari setiap hikmah yang di dapat. Begitu banyak pelajaran berharga, bukan hanya untuk ku, tapi untuk sekitar ku.

Di sini aku semakin banyak mengerti tentang arti kehidupan dan ini bukan hanya tentang diriku, bisa dikatakan semua subjek termasuk, aku, dia, mereka, kita. Bukan melulu satu subjek, hikmah bukan hanya diambil dari satu sisi akan tetapi semua sudut pandang.

Tuhan ku begitu sayang dengan ku, mengabulkan doa ku begitu cepat yang akhirnya membuat ku sadar, jawaban doa itu sungguh terasa pahit untuk dijalankan, tapi ini adalah yang terbaik untuk semua.

Empat tahun tiga bulan masa yang harus aku lewati, berharap persyaratan itu kudapati, berharap keringanan itu menjadi milikku, tapi Tuhan yang menentukan aku hanya berusaha dan aku selalu menunggu keajaiban yang akan diberikan oleh-Nya.

Entah sudah berapa hubungan baik yang aku rusak mulai dari terputusnya komunikasi, pesan tanpa balas atau janji yang tak kunjung terlaksana, aku mencoba memahami setiap kejadian itu. Semua karena aku kadang merasa sulit untuk melangkah sendiri tanpa bantuan mereka, apa yang telah menjadi kesulitan tak bisa aku rangkai dalam tulisan.

Akan ku lanjutkan kisah ini esok hari, tentang apa saja yang telah ku dapat, apa sebenernya doa ku dan apa yang aku akan lakukan nanti.

Ditinggal atau meninggalkan

Ada yang ditinggal bapaknya Ada yang ditinggal Ibunya Ada yang ditinggal kandungnya Ada yang ditinggal saudaranya Ada juga yang ditinggal ka...