Friday, March 13, 2020

Penyakit Keluarga Coronavirus

Tadinya saya ingin membahas lanjutan dari artikel sebelumnya, namun berita akhir-akhir ini menggelitik saya untuk ikut menulis juga, namun saya sudah rangkum dalam sebuah table, data ini saya ambil dari https://www.alodokter.com/, berikut penjelasannya :

NAMA PENYAKIT
KETERANGAN
COVID – 19
SARS
MERS
Cina
Timur Tengah
Cina
Asal Negara
2019
2002
2012
Tahun Kemunculan
1 – 14 Hari
1 – 14 Hari
2 – 14 Hari
Masa Inkubasi
Demam, batuk, nyeri tenggorokan, hidung tersumbat, lemas, sakit kepala, dan nyeri otot
Gejala Ringan
Pneumonia, yaitu demam, batuk parah, kesulitan bernapas dan napas cepat
Gejala Berat

Pilek dan keluhan pencernaan, seperti buang air besar cair (menceret), mual, dan muntah
Kontak langsung dengan hewan yang terjangkit virus cara penyebaran ini disebut transmisi zoonosis
Penularan Awal
Kelelawar
Luwak
Unta Perpunuk
Hewan Penular
Batuk, Pilek

Penularan Melalui Manusia
Menghirup percikan air liur yang dikeluarkan oleh penderita saat bersin atau batuk. Tidak hanya itu, penularan juga dapat terjadi jika seseorang memegang benda yang telah terkontaminasi percikan air liur penderita lalu memegang hidung atau mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu


Belum Diketahui, namun penularan lebih cepat dari yang lainnya
10%
37%
Angka Kematian
Obat antivirus, seperti oseltamivir, lopinavir, dan ritonavir, sudah dicoba untuk diberikan kepada pasien sambil terus diteliti
lopinavirritonavir, serta obat antivirus spektrum luas terbaru bernama remdesivir sudah terbukti efektif sebagai pengobatan
Obat
Mencuci tangan, menutup mulut dan hidung ketika batuk dan bersin, serta memasak daging dan telur hingga matang sebelum dimakan. Selain itu, sebisa mungkin hindari kontak dengan orang yang sedang batuk dan demam
Upaya Pencegahan

Demikian penjelasan yang saya rangkum, semoga dapat menjadi wawasan untuk para pembaca semua

Wednesday, February 19, 2020

Ingin Punya Usaha Tapi Terkendala Modal

Seringkali kita temui berbagai macam keluhan dalam usaha, di antaranya adalah :
1. Punya Modal tapi belum tau mau usaha apa
2. Punya usaha dagang ini dan itu tapi tidak ada modal
3. Kepengen usaha tapi belum tau mau usaha apa
4. Niat banget jadi pengusaha tapi ga tau modal dari mana, usahanya apa?
dan mungkin masih banyak pertanyaan lainnya yang timbul ketika ingin melangkah selanjutnya untuk mempunya usaha.

Namun pada dasarnya hal tersebut dapat kita minimalisir, dan bukan hanya itu saja yang paling penting untuk kita pikirkan, tapi strategi marketing juga kita perlu pikirkan secara seksama, itulah yang menyebabkan banyak perusahaan startup atau sejenisnya melakukan strategi bakar uang, promosi besar-besaran melalui berbagai macam media baik online mau pun offline.

Kembali ke permasalahan awal yang berkutat pada modal, jenis usaha, dll. sekarang mari kita bahas beberapa hal tersebut, saya pribadi akan menjelaskan secara simple saja tentang permasalahan tersebut, bagaimana, jikalau, andaikata, apabila, seumpama, hal tersebut kita gabung menjadi satu, "loh ... loh ... loh .... ko malah digabung? bukannya malah jadi ribet bin riweh?", stop thingking riweh and ribet, ya betul hal tersebut akan menjadi sangat ribet plus riweh, kalau semua anda pikirkan sendiri, tapi bagaimana jika hal tersebut kita bagi, "bagaimana membaginya?. begini lohhh.... paragraf selanjutnya ya, di sini dah penuh.

Oke mari kita detailkan, anda sering bergaul atau bersilaturahmi? jika tidak maka ga usah dilanjut, langsung aja skip ke blog lainnya, bagi anda yang rajin bersilaturahmi yu lanjut dibaca.

Pasti ada di antara kawan anda yang punya kemauan usaha, dan juga pasti ada kawan anda yang kuat dalam hal keuangan, dan biasanya juga ada di antara kawan anda yang tidak kuat dalam hal keuangan dan juga tidak punya pikiran jenis usaha apa yang akan dilakukan, jika hal tersebut ada maka bekerjasamalah, karena itu adalah kuncinya.

"Jadi apa para pembaca kuncinya?" .... jreng jreng jreng, ya itu lah, silaturahmi dan bekerjasama lah.

eeittt, ternyata bukan hanya itu aja loh kendalanya, ada hal lain juga, "loh ko malah ada lagi?? kirain itu doank".

Ada yang membuat kendala selain silaturahmi dan bekerjasama yaitu menghilangkan sifat egois, jika anda ingin bekerja sama maka perlu adanya analisa jenis usaha, hitung secara seksama, baik dalam segi permodalan, target market, dan marketing.

Jika anda berada di kondisi yang punya jenis usaha maka anda juga tidak boleh egois bahwa jenis usaha andalah yang pasti akan berhasil, jika anda berada diposisi yang kuat dalam hal keuangan, janganlah terlalu egois hanya karena anda yang mempunyai uang anda lah yang berhak mengusai keuntungan terbesar, intinya kembali ke paragraf sebelumnya, analisa, hitung, siapa targetnya, lalu bagaimana strategi marketingnya.

"Ini kan main usaha kecil-kecilan kayanya ribed amat"
"ya emang kudu begitu jono, egois sih lu, makanya ga maju-maju"

tobe continue ke "Sampel Cerita Usaha Tanpa Modal"

Ditinggal atau meninggalkan

Ada yang ditinggal bapaknya Ada yang ditinggal Ibunya Ada yang ditinggal kandungnya Ada yang ditinggal saudaranya Ada juga yang ditinggal ka...